Permainan Masak Punya 4 Manfaat Baik Buat Si Kecil

permainan masak
Permainan masak ibu dan anak.

Saat masih kecil, kamu sering main masak-masakan bukan sama teman-teman? Biasanya, ada yang menggoreng, ada yang memotong sayuran, ada yang ngulek, ada juga yang menyajikan di piring. Pokoknya seru banget, deh! Tapi, permainan masak sering kali dilakukan anak hanya dengan teman sebayanya. Padahal orang tua juga bisa ikut permainan masak ini.

Kebanyakan orang tua tidak mengikutsertakan anak mereka saat masak karena takut anaknya akan terluka karena pisau atau terkena cipratan minyak panas. Ditambah lagi masak bareng anak juga menghabiskan waktu lebih banyak dibanding masak seorang diri. Padahal mengajak anak masak bersama banyak manfaatnya, loh. Mengajak anak mengikuti permainan masak sangat bermanfaat untuk masa depannya nanti.

Berikut 4 manfaat yang didapatkan saat mengajak anak ikut memasak.

Bikin anak ikutan makan

Banyak kasus anak susah makan, akhirnya si ibu jadi pusing karena tidak tahu lagi harus apa biar gizi anaknya tercukupi. Solusinya mudah, ajak anak ikut masak bersama. Ibu bisa minta anak untuk mengambilkan bahan-bahan yang dibutuhkan, meminta anak mencuci sayuran, atau menyuruhnya mengoleskan mentega atau selai ke roti.

Dengan cara ini anak akan ikut serta dalam proses memasak sehingga besar kemungkinan dia akan mencicipi hasil hidangan akhir masakannya, termasuk sayuran yang biasa dibenci anak-anak. Hal ini juga sudah dibuktikan penelitian, hasilnya mereka menyebut kebanyakan anak akan ikut makan makanan yang mereka masak. Selain itu permainan masak juga memperkenalkan ke anak bahan-bahan masakan.

Menambah rasa percaya diri anak

Anak sering bilang tidak bisa karena mereka belum pernah mencoba. Ditambah lagi kalau hasilnya tidak memuaskan maka orang tua jadi marah. Akibatnya anak jadi tidak percaya diri dan takut salah. Untuk menambah rasa percaya diri mereka, coba ikut sertakan anak dalam kegiatan ibu sehari-hari. Masak contohnya.

Baca Juga :  3 Jenis Mainan Edukasi Anak yang Dapat Membuat Anak Pintar

Suruh anak-anak melakukan hal yang mudah, misalnya mengoleskan selai ke roti. Kalau mereka sukses melakukannya maka berikan pujian. Dan kalau masih mereka masih berantakan maka jangan dimarahi, tapi semangati supaya bisa lebih baik. Sebagai hadiah kalau anak mampu mengerjakan yang dilakukannya, beri nama makanannya dengan nama sang anak.

Mengeksplorasi indra anak

Anak-anak belajar dengan visual dan sentuhan. Itu sebabnya dapur jadi sara yang pas bagi anak untuk belajar banyak hal. Ajak anak bersama-sama mengocok adonan dengan mixer, atau menggulung adonan lalu mencetaknya dengan beragam cetakan kue . Semua kegiatan itu akan meningkatkan kemampuan motorik mereka.

Meningkatkan kemampuan matematika dan bahasa

Memasak juga bikin kemampuan anak meningkat terutama kemampuan berhitung dan berbahasanya. Mereka akan mengenal kosakata baru, seperti macam-macam bahan dalam label makanan, ukuran sendok teh dan sendok makan, adonan, panci, kompor, dll. Saat memasak ajari juga si kecil untuk mengikuti arahan langkah demi langkah. Lalu ajak juga mereka menebak bahan apa saja yang kira-kira dimasukkan selanjutnya.

Lalu untuk pembelajaran berhitung, anak-anak akan mengenal satuan pengukuran seperti gram, kilogram, atau liter. Kemudian minta anak untuk melakukan pertambahan dan pengurangan simpel dengan kue yang sudah matang. Cara ini akan menambah minat sang anak untuk memasak sekaligus untuk berhitung.

 

Nah itu dia tadi sederet manfaat yang bakal didapatkan anak saat ibu mengajaknya melakukan permainan masak-masakan. Selain memperoleh empat manfaat tadi, masak bersama juga mempererat hubungan emosional ibu dan anak.

Posted in mom